Kamis, 29 November 2012

Halal bihalal

Ada hal - hal berbeda,unik dan aneh ketika hari lebaran, berbeda di Indonesia, unik di kampungku, dan aneh di keluargaku. Mungkin hanya di Indonesia dimana ada event tahunan saling mengunjungi, saling sapa dan bermaaf-maafan secara masal. Gak mengenal agama, ya Kristen,ya  Budha, ya Hindu, ya.......Islam KTP, semuanya saling mengunjungi. Dimana momen inilah yang paling dianggap pas untuk meminta maaf. Jika kemaren-kemaren malu meminta maaf, pada hari lebaran sepertinya gampang sekali meminta maaf dan sebaliknya mudah juga bagi yang memaafkan. Hingga, ada beberapa jenis manusia yang gak mau meminta maaf kecuali saat lebaran.

Halal biHalal, menurut Dr. Quraish Shihab, halal-bihalal merupakan kata majemuk dari dua kata bahasa Arab halala yang diapit dengan satu kata penghubung ba (dibaca: bi) (Shihab, 1992: 317). Meskipun kata ini berasal dari bahasa Arab, konon masyarakat Arab sendiri tidak akan memahami arti halal-bihalal yang merupakan hasil kreativitas bangsa Indonesia. Bahkan jika anda iseng dan punya waktu, silakan cari kata halal bihalal di google translate! apakah anda bisa menemukan artinya?

Halal bihalal mungkin secara gaul bisa diartikan sebagai 0-0 ( kosong- kosong ). Dimana seimbang, antara kamu dan aku. Kamu tidak mempunyai salah kepadaku dan kau tidak punya salah terhadapku. Dan lebih dari itu, halal bihalal adalah(mungkin) kesempurnaan sebuah taubat. Kita bisa saja meminta maaf kepada Allah, dan tidak takut ditolak karena sudah dijamin bakal dimaafkan. Tapi bagaimana jika kita berbuat dosa dengan sesama manusia? Benar-benar tradisi luar biasa dan contoh nyata bin ajaib dari hakikat tujuan puasa Ramadhan dan makna idul Fitri yaitu membersihkan dari dari dosa-dosa yang telah manusia perbuat. Bahkan ada ulama yang mengatakan, saat idul fitri kita bagaikan bayi suci yang baru lahir.

Btw, soal seperti bayi baru lahir. Mungkin itu cocok bagi anda-anda semua dan tidak bagi saya. Sulit membayangkan diri saya memakai popok dan pipis sembarangan.

Idul Fitri juga adalah hal unik dikampungku, beragam ritual dan cara orang-orang saling memaafkan. Ada sejumlah orang tua (uzur, tua dalam arti sebenarnya secara usia) saat di kunjungi begitu antusias. Benar-benar antusias saat akan memaafkan dan dimaafkan, hingga perlu waktu atau trik tersendiri saat mengunjungi mereka. Karena saat tangan kita salaing berjabatan, muncul suara-suara seperti mantra
 
Anda mau refresh ? bingung mau cari kemana ? nihh  kami ada solusi :) silahkan buka di outbound malang atau kunjungi  http//www.nolimitadventure.com.. pasti Anda senang :) silahkan mencoba ..