Ada hal - hal berbeda,unik dan aneh
ketika hari lebaran, berbeda di Indonesia, unik di kampungku, dan aneh
di keluargaku. Mungkin hanya di Indonesia dimana ada event tahunan
saling mengunjungi, saling sapa dan bermaaf-maafan secara masal. Gak
mengenal agama, ya Kristen,ya Budha, ya Hindu, ya.......Islam KTP,
semuanya saling mengunjungi. Dimana momen inilah yang paling dianggap
pas untuk meminta maaf. Jika kemaren-kemaren malu meminta maaf, pada
hari lebaran sepertinya gampang sekali meminta maaf dan sebaliknya mudah
juga bagi yang memaafkan. Hingga, ada beberapa jenis manusia yang gak
mau meminta maaf kecuali saat lebaran.
Halal biHalal,
menurut Dr. Quraish Shihab, halal-bihalal merupakan kata majemuk dari
dua kata bahasa Arab halala yang diapit dengan satu kata penghubung ba
(dibaca: bi) (Shihab, 1992: 317). Meskipun kata ini berasal dari bahasa
Arab, konon masyarakat Arab sendiri tidak akan memahami arti
halal-bihalal yang merupakan hasil kreativitas bangsa Indonesia. Bahkan
jika anda iseng dan punya waktu, silakan cari kata halal bihalal di
google translate! apakah anda bisa menemukan artinya?
Halal bihalal mungkin secara gaul
bisa diartikan sebagai 0-0 ( kosong- kosong ). Dimana seimbang, antara
kamu dan aku. Kamu tidak mempunyai salah kepadaku dan kau tidak punya
salah terhadapku. Dan lebih dari itu, halal bihalal adalah(mungkin)
kesempurnaan sebuah taubat. Kita bisa saja meminta maaf kepada Allah,
dan tidak takut ditolak karena sudah dijamin bakal dimaafkan. Tapi
bagaimana jika kita berbuat dosa dengan sesama manusia? Benar-benar
tradisi luar biasa dan contoh nyata bin ajaib dari hakikat tujuan puasa
Ramadhan dan makna idul Fitri yaitu membersihkan dari dari dosa-dosa
yang telah manusia perbuat. Bahkan ada ulama yang mengatakan, saat idul
fitri kita bagaikan bayi suci yang baru lahir.
Btw, soal seperti bayi baru
lahir. Mungkin itu cocok bagi anda-anda semua dan tidak bagi saya. Sulit
membayangkan diri saya memakai popok dan pipis sembarangan.
Idul Fitri juga adalah hal unik
dikampungku, beragam ritual dan cara orang-orang saling memaafkan. Ada
sejumlah orang tua (uzur, tua dalam arti sebenarnya secara usia) saat di
kunjungi begitu antusias. Benar-benar antusias saat akan memaafkan dan
dimaafkan, hingga perlu waktu atau trik tersendiri saat mengunjungi
mereka. Karena saat tangan kita salaing berjabatan, muncul suara-suara
seperti mantra
Anda mau refresh ? bingung mau cari kemana ? nihh kami ada solusi :) silahkan buka di outbound malang atau kunjungi http//www.nolimitadventure.com.. pasti Anda senang :) silahkan mencoba ..